Ini Dia Pembunuh Satu Keluarga Di Bekasi. Pengakuannya Sangat Mengejutkan
Belum genap satu pekan terjadi peristiwa pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Jakarta dengan sangat sadis. Satu keluarga yang terdiri dari suami - istri dan dua orang anaknya yang masih usia SD dibunuh dalam satu rentetan pembunuhan.
Dan dalam hitungan 2x24 jam Polisi berhasil menangkap pelakunya, ternyata pelakunya masih kerabat keluarga tersebut. Bagaimana Ia bisa melakukan pembunuhan yang teramat kejam pada orang-orang dekatnya ? Kepada polisi pria bernama Haris itu mengatakan motifnya dan cukup mengejutkan.
Dan dalam hitungan 2x24 jam Polisi berhasil menangkap pelakunya, ternyata pelakunya masih kerabat keluarga tersebut. Bagaimana Ia bisa melakukan pembunuhan yang teramat kejam pada orang-orang dekatnya ? Kepada polisi pria bernama Haris itu mengatakan motifnya dan cukup mengejutkan.

Sebagaimana dilaporkan detik.com, Haris Simamora (HS) dibutakan dendam membara hingga tega membunuh pasangan suami istri (Daperum Nainggolan dan Maya Ambarita) serta dua anaknya, Sarah Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7) pada Senin (12/1/2018) malam.Satu keluarga tewas dibunuh saat sedang tidur di rumahnya di Jalan Bojong Nangka 2, RT 002 RW 07, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Jasad keluarga kecil itu ditemukan warga sekitar pada Selasa 13 November 2018 sekira pukul 06.30 WIB.
Jejak pelarian Haris diburu tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi Kota. Haris akhirnya diamankan tim gabungan di kaki Gunung Guntur pada Rabu 14 November sekitar pukul 22.00 WIB.
Kepada Polisi , Haris mengatakan sering dihina tak berguna oleh korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Daperum Nainggolan. Oleh karna itulah Ia mengaku tidak tahan dan terhina sehingga kemudian menghabisinya.
Sedangkan dua anak itu ikut dibunuh karna takut ketahuan jejaknya. Karna saat melakukan aksinya membunuh ayah dan ibunya, dua anak itu terbangun dan menyusul ke kamar orang tuanya.
"Setiap datang ke rumah (korban), dia dihina. Dianggap tidak berguna dan sebagainya," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jumat (16/11/2018) dikutip detik.com
Hinaan itu, menurut pengakuan Haris, cukup sering dilontarkan dan membuat Haris sakit hati. Polisi mengatakan, dia terancam hukuman mati atas tindakan sadisnya itu.
Ada hikmah penting yang bisa diambil, sebenci apapun kita pada seseorang atau bahkan keluarga sendiri karna kelakuan buruknya , sebisa mungkin hindari hindari menghina dan menyakiti hatinya. Karna tidak setiap orang kuat menerima hinaan dan karnanya bisa membuat orang gelap mata.
Perkataan dan tutur kata yang lembut dan baik adalah ajaran semua agama. Karna tutur kata yang tajam serta cacian tidak akan membuat orang menjadi lebih baik.
Jasad keluarga kecil itu ditemukan warga sekitar pada Selasa 13 November 2018 sekira pukul 06.30 WIB.
Jejak pelarian Haris diburu tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi Kota. Haris akhirnya diamankan tim gabungan di kaki Gunung Guntur pada Rabu 14 November sekitar pukul 22.00 WIB.
Kepada Polisi , Haris mengatakan sering dihina tak berguna oleh korban pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Daperum Nainggolan. Oleh karna itulah Ia mengaku tidak tahan dan terhina sehingga kemudian menghabisinya.
Sedangkan dua anak itu ikut dibunuh karna takut ketahuan jejaknya. Karna saat melakukan aksinya membunuh ayah dan ibunya, dua anak itu terbangun dan menyusul ke kamar orang tuanya.
"Setiap datang ke rumah (korban), dia dihina. Dianggap tidak berguna dan sebagainya," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jumat (16/11/2018) dikutip detik.com
Hinaan itu, menurut pengakuan Haris, cukup sering dilontarkan dan membuat Haris sakit hati. Polisi mengatakan, dia terancam hukuman mati atas tindakan sadisnya itu.
Ada hikmah penting yang bisa diambil, sebenci apapun kita pada seseorang atau bahkan keluarga sendiri karna kelakuan buruknya , sebisa mungkin hindari hindari menghina dan menyakiti hatinya. Karna tidak setiap orang kuat menerima hinaan dan karnanya bisa membuat orang gelap mata.
Perkataan dan tutur kata yang lembut dan baik adalah ajaran semua agama. Karna tutur kata yang tajam serta cacian tidak akan membuat orang menjadi lebih baik.
Komentar
Posting Komentar